Masa Depan Cerah Properti di Kawasan Industri

Gersang, semrawut, dan berdebu. Gambaran itu yang muncul di benak banyak orang mengenai kawasan industri. Padahal, sejumlah kawasan industri sudah berbenah dalam 10 tahun terakhir. Perkembangannya bisa membuat orang awam tercengang.

Berjalan-jalan ke Cikarang, Kabupaten Bekasi, misalnya. Di sini terdapat sejumlah kawasan industri yang sudah tertata rapi.Kawasan-kawasan industri tersebut mulai membangun kawasan terpadu yang, bukan sekedar memenuhi kebutuhan dasar pekerja di kawasan industri tersebut, tetapi juga menjadi kawasan mandiri yang tak kalah dengan kota-kota besar.

Bukan lagi sekedar kawasan industri, Kota Jababeka kini berkembang menjadi kawasan terpadu dan mandiri. Kesan negatif soal kawasan industri akan berangsur terkikis begitu memasuki wilayah ini.

“Ketika basis ekonomi di suatu area industri sudah kuat, maka ini yang jadi acuan pengembang besar untuk membangun kawasan terpadu baru yang akhirnya menciptakan konsep one stop living. Sehingga menguntungkan masyarakat yang sudah lama tinggal maupun pendatang baru,” ujar Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch.

“Kebutuhan harian mereka akan terpenuhi tanpa harus ke luar wilayah lagi. Dan tanpa sadar, kondisi ini akan memicu potensi yang lebih besar bagi wilayah tersebut,” katanya.

Menurut catatan, sekitar 60% perekonomian nasional tanah air saat ini masih berpusat di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Bandung. Tetapi, 70% dari total nominal tersebut merupakan kontribusi Bekasi termasuk Cikarang.

Salah satu kawasan industri yang bersolek dan berubah menjadi kawasan terpadu yang mulai mapan adalah Kota Jababeka, yang dikelola oleh PT Jababeka Tbk. Sejak berdiri pada 1989 hingga sekarang, perusahaan ini telah mengembangkan 60% dari total luas lahan Kota Jababeka sebesar 5600 hektar.

Sebuah landmark berubah taman hijau penuh bunga dengan pepohonan pinus di belakang tulisan ‘Welcome to KOTA JABABEKA’ menyambut orang yang datang. Landmark ini mengingatkan orang akan kawasan terpadu yang mapan.

Lebih ke dalam lagi, Anda akan menemui cluster-cluster perumahan dengan tampilan yang mewah. Boulevard jalan utama yang sangat lebar dengan gerbang megah yang menjulang, seperti di Gerbang Pintu 5, misalnya, akan mengingatkan pengunjung akan hunian di kawasan elit seperti Pantai Indah Kapuk. Pohon kelapa di sisi kiri kanan dan tengah jalan memperkuat kesan mewah sekaligus asri.

“Kami (Jababeka) mengusung konsep self-sustainable city. Semua kebutuhan kawasan terpenuhi, mulai dari lapangan kerja, kebutuhan sehari-hari, pengelolaan air bersih dan kotor, hingga power supply Bekasi Power, yang mampu mencukupi kebutuhan seluruh Bekasi. Jadi kita benar-benar self-sustainable,” ujar Handoyo Lim, General Manager Corporate Marketing Jababeka.

Kawasan hunian ini telah dilengkapi berbagai sarana seperti pendidikan, kesehatan, hingga rekreasi, dengan segmentasi hingga menengah atas. Melangkah lebih jauh, Jababeka berusaha menghadirkan kawasan terpadu yang bukan sekedar lengkap, tetapi juga berada pada segmentasi yang lebih tinggi. Central Business District(CBD) baru yang diharapkan pun perlahan sudah terbentuk.

Sumber: 
Rumah com